puisi bucin romantis 2022
puisi bucin romantis
puisi bucin romantis – Di momen ini Admin blog pengen bagi-bagi Quote kata-kata coretan kata-kata puisi berotpik budak cinta, kepada kalian yang Ingin mendapatkan inspirasi perihal puisi bucin tulisan artikel sangat sesuati bagi kalian para jones. Jangan lupa memakai puisi cinta bucin dibawah ini sebagai wadah untuk ungkapkan perasaan kepada pacar yg kalian sayangi
puisi bucin romantis – Ga usah panjang lebar lagi, langsung aja yuk kita lihat coretan kata-kata puisi bucin dengan pesan cinta yang sejati, semoga kalian bisa semakin bucin ya setelah membaca tulisan kata-kata puisi bucin dibawah ini :
puisi bucin romantis
INDAHMU BAGAI PURNAMA
perempuan cantik disitu
Elok cakap penuh daya pikat
Berkerudung abu abu
Ibarat purnama yang menerangi malamkau
Berbahagia ku rasa…
Saat ku tonton kau tersenyum cerah
Meski cuma sesaat mata
Akan tetapi untukku itu sangat mempunyai nilai
Teruslah di sana
Sinari hatiku
Teruslah jadi purnama
Yang terus menerangi cantiknya
Malam yang kupunya
Pasangan DI BULAN PENUH Rasa Rindu
Wanita Sejati elok disitu
Elok elok penuh daya tarik
Wajahnya elok, beradab mulia
Sungguh…
Kaulah permata dunia
Ku berbahagia apabila kau menatapku
Ku kangen jika tadi malam gak berbicara
Senyumanmu seperti rembulan
Bercahaya jelas dalam bulan ramadhan
Wahai doiku
Teruslah bersamaku
Lantaran ku akan tetap temanimu
Mengharapmu saat malam bulan penuh kangen
HADIRMU – puisi bucin romantis
Apabila kedatangan embun mempersejuk
Keadaan pagi
Pasti hadirmu menyejukan kondisi hati
Kalau si mentari ada menerangi bumi
Pastinya kaulah yang terus ada
Mencahayai hati ini
Kau bagai udara
Kalau kau tidak ada barangkali semua rasapun
Akan musnah
Cantikmu ibarat purnama
Yang mencahayai senja meski cuma sementara
Dan saya selalu jadi si pujangga
Mengawasi cinta biar terus tumbuh bersahaja
PUISI SATU CINTA
Bikin diri kamu bernilai
Pada suatu cinta
Seusai satu nama
Yang dapat bikin kau berbahagia
Beri cinta yang ikhlas
Orang yang kau kasihi
Kau tidak usah repot
Tebarkan pesonamu
Dalam keramaian
Karena hatimu ikhlas
Hanya butuh satu cinta
Saya bukan mutiara yang elok
Saya bukan bunga
Yang selalu beri kesegaran
Saya bukan malaikat
Yang selalu mengawasimu
Tapi…
Saya pengin jadi seorang
Yang ada selalu dalam hatimu
SAJAK YANG TERLUPAKAN – puisi bucin romantis
Kuhujankan peluru ke badanku
Tidak mengenghilangkan peluhku
Mimpi yang menghanyutkan ku
Bikin raib penaku
Apa kamu masih perduli denganku?
Waktu ombak menarikku
Atau peluru yang tembus jantungku
Wewangian-aroma kopi di ruangan kosong itu
Mengingati di jatuhnya diriku
Yang saat itu tertatih melafalkanrmu
Hingga sampai membikin si malam cemburu
Apa ini penderitaan udah terjun meramu
Atau mesti kuputar haluanku?
Pagi ke pagi, malam ke malam
Perlahan-lahan mulai kulupakan
Seluruh malam-malam yang demikian gelap
Jadi sajak yang terabaikan
Begitu pula diriku yang udah terbenam
HATI YANG TAK BERTUAN – puisi bucin romantis
Buat tuan yang tidak jadi
Penguasa atas semua kangen, bahagialah
Supaya saya saja yang menyimpan semua khawatir
Pekerjaanmu cuman buat ketawa, jadi diamkan saya saja
Yang mengubur sedih
Sebab saya tahu, sejak ada ia selaku substitusi
Kau tidak akan perduli
Atas hatiku yang entahlah masih hidup atau mati
Lantaran sekarang berbahagiamu bukan terkait saya kembali
CINTA ADALAH KENYAMANAN – puisi bucin romantis
Cinta ialah Kenyamanan Kamu tahu kalau dunia kejam?
Tetapi gak selama-lamanya dunia ini kejam
Ada sesuatu hal yang elok di dalamnya tiada gelap.
Yang inginku jadikan yakni
Dunia yang paling nyaman
Nyaman buat kau mendiami.
Biarpun nanti kau berang
Tidak apa asal kau tidak sampai berdarah
Serta aku juga usaha tidak untuk membalas dengan kemurkaan
Namun memberikan jalan yang ter’arah
Buat ketujuan interaksi yang cantik
Melalui do’a dan beribadah
Sampai ketika waktunya kedengar suara syah.
Jikalau dipaksakan untuk memutuskan
Di antara kata cinta atau kasih
Ku gak bakal menunjuk ke-2 nya
Lantaran yang kurasakan
Lebih dari pada dua kata itu.
SETIAKU – puisi bucin romantis
Kesetiaan, cinta-kasih
Segalanya udah ku kasih pada kamu
Dengan semua semuanya hati ini
Serta tidak mungkin ku kasih pada yang lainnya
Kesetiaan ini, selalu akan saya menjaga
Biarpun saat ini jarak di antara kita
Pisahkan di antara, senyummu, gurau tawamu
Dan belaian cinta-kasihmu
Sayang,
Di sini nadiku tersayat belati kangen
Kritis karena sakau bakal cintamu
Seolah pisau tajam tertanam kekal dalam lubuk hati
Sayang,
Ku ingin kamu cepat kembali
Di tempat ini saya terus tunggumu
Temaniku seperti yang telah lalu yang berakhir
Inginku,
Kau selalu di sini memberi
Begitu eloknya alunan cinta
Bersamamu dikemudian selama-lamanya
Inginku kau bidadariku
Terus melindungiku di setiap nyenyak tidurku
Sampai kubermimpi elok bersamamu
Sesampainya, pagi jemput hangatnya senyumanmu
TERJEBAK NOSTALGIA
Sorot padang rembulan
Mencegatku ditengah-tengah jalan
Saat ke arah arah pulangnya
Saya dikepung keping kisah lama
Sampai hati kau sabotase langit ditengah-tengah malam
Hingga sampai tidaklah ada tempat kembali untuk gemintang
Frame mukamu yang bercahaya seperti pualam
Retas kembali kenangan yang tengah saya buang
Tarikan kuda besi melamban
Sejalan otak mulai ingat lagi
Yang begitu bundar
Ialah matamu dengan irislah rada cokelat
Puisi Cinta Sejati Sentuh Hati
Kamu meyakini nggak sich jika cinta sejati itu ada? Hayoo, sangat percaya tak? Hmm coba jawab sendiri saja ya di hati semasing. Nach puisi di bawah ini untuk kamu yang yakin akan cinta sejati serta untuk kamu yang sedang erat-eratnya sama pasangan kamu. Cekidot!
KEKASIHKU
Berbahagiaku ialah senyumanmu
Asaku yaitu bersama denganmu
Zaman depanku
Merupakan menimangmu
Tetapi jangan sekalinya kau membisu
Karena diammu, merebut berbahagiaku
Tangismu, menghancurkan ketenangan jiwaku
Ku minta…
Teruslah bersamaku
Karena cintamu
Akan kuperjuangkan selalu
TUHAN TAHU AKU MENCINTAIMU
Kamu bukan hujan
namun kamu selalu menarik air hujan
jadi mata air hujan di mataku
kemunculanmulah sebagai argumen
kenapa awan mendung tampak pagi hari ini, dan
memaksakanku menumpahkan hujan
buat beberapa kalinya, dari
kelopak yang udah dengan kerja keras kukeringkan.
Saya cuma tak menduga saja
jika saya yang udah beralih
dari kecupmu yang membara dalam kalimat,
masih dapat rasakan adamu yang jauh
terus mengimani cintaku.
Karenanya saya memohon pada kamu,
berbelas kasihlah pada sepasang mata
yang kemungkinan lagi memandang puisi ini.
Atau kita dapat setuju,
melalu semua yang ada, jika
Tuhanpun tahu cintaku tak hilang oleh waktu
sampai maut jemputku serta
bakal ku nantikan kau di lain kesempatan
SEBATAS IMPIAN
Berakhir, cuma dibawa berakhir.
sebetulnya makna cinta juga ku tidak tahu,
kelak, barangkali kelak, ada waktu,
di saat senja ganti kita berjumpa,
Kisahku memanglah tidak ada narasi,
himpunan tubuh tidak ada wibawa,
lagu ku tidaklah ada makna dan pengertian,
kau di ku cuman ketidakjujuran semata,
Waktu kopi hitam sesendok juga tiada gula,
pahit kelat, mau kumuntahkan seluruhnya,
waktu tuhan punyai perasaan salah,
saya serta kau jelas bisa bersama-sama
Saya cuman dapat berpedoman pada nasib,
saya bukan apa apa cuma segolongan noda,
saya cuma ingin kasih yang terunggul,
selalu memantau mata ku tidak bakal berkedip-kedip,
Saya berdosa saya pembohong,
namun saat kau di tempat ini, yaa di sini, saya dapat saja pendeta,
Haha, kau beri peristiwa cinta,
ku bimbing kau kebijakan bab dunia
CINTA YANG KEDUA
Tiap diriku jalan denganmu
Kenapa hati ini muncul rasa kuatir
Entahlah mengapa rasa ini selalu menghantuiku
Apa ini sinyal tanda cinta kita dapat berakhir
Saya tahu kamu bersama dengannya
Namun mengapa kamu selalu menekankan ku dengan seluruhnya
Kamu berdusta diriku juga masih tetap menerimanya
Serta kamu larang diriku juga terus ikutinya
Apa ini namanya cinta yang ke-2
Cuma terima sedih dan terima cedera
Cuma rasakan pahit dan rasakan sakit
Serta cuman masih tetap bersabar walau bagaimanapun sakit
CINTA BERAKHIR DI UJUNG JALAN
Menyesal diriku mengetahui cinta
Menyesal diriku menaruh rasa
Dan menyesal diriku buang jam yang buang waktu
Jika kamu kembali pilih tak boleh sampai memutuskanku
Hapuskanlah cerita lama untuk cerita lama itu
Karena ku tidak bisa tuk menyaksikan parasmu
Dan ku gak mampu tuk mengulang-ulangnya bersamamu
Semisal saya bisa memutar waktu
Saya gak pengin mengetahui cinta itu
Cinta yang cuma usai diujung jalan
Bak dedaunan yang jatuh dari pohon-pohon lalu dibiarkan
Komentar
Posting Komentar