puisi bucin ambyar

puisi bucin ambyar

 


puisi bucin ambyar – Di kesempatan sekarang ini kami sebagai admin Pingin sharing Banyak quote tulisancontoh tulisan puisi bertemakan budak cinta, Bagi kalian yang sedang butuh inspirasi perihal puisi bucin konten artikel sangat sesuati kepada kalian para jones. Jangan lupa memakai puisi cinta bucin dibawah sebagai wadah untuk ungkapkan diri kepada kekasih hati yang kalian cintai

 

puisi bucin ambyar – Ga usah panjang lebar lagi, langsung aja kuy kita lihat kumpulan quote puisi bucin dengan pesan cinta yang sejati, semoga kalian bisa semakin bucin ya setelah membaca tulisan kata-kata puisi bucin dibawah ini :

 

puisi bucin ambyar

 

INDAHMU BAGAI PURNAMA

wanita indah dari sana
Elok elok penuh daya pikat
Berkerudung abu abu
Bagaikan purnama yang mencahayai malamkau

Berbahagia ku rasa…
Saat ku tonton kau tersenyum cerah
Walaupun cuman sebentar mata
Tapi buatku itu amatlah memiliki nilai

Teruslah di sana
Cahayai hatiku
Teruslah jadi purnama
Yang terus menerangi eloknya
Malam yang kupunya

KEKASIH DI BULAN PENUH Rasa Kangen

Perempuan elok disitu
Cantik elok penuh daya tarik
Wajahnya cantik, beradab mulia

Sungguh…
Kaulah permata dunia
Ku berbahagia kalau kau menatapku
Ku kangen apabila tadi malam tidak berbicara
Senyumanmu ibarat rembulan
Berkilau jelas dalam bulan ramadhan

Wahai pacarku
Teruslah bersamaku
Sebab ku selalu akan temanimu
Menunggumu saat malam bulan penuh kangen

 

HADIRMU – puisi bucin ambyar

 

Apabila datangnya embun mempersejuk
Situasi pagi
Pastinya hadirmu menyejukan situasi hati
Kalau si mentari ada mencahayai bumi
Pastilah kaulah yang terus datang
Mencahayai hati ini

Kau laksana udara
Apabila kau tidak ada barangkali semua rasapun
Akan rusak
Cantikmu seperti purnama
Yang mencahayai senja meski cuma sementara
Serta saya tetap jadi si pujangga
Melindungi cinta biar terus tumbuh bersahaja

 

PUISI SATU CINTA

Bikin diri kamu memiliki nilai
Pada suatu cinta
Sehabis satu nama
Yang dapat bikin kau berbahagia

Beri cinta yang ikhlas
Orang yang kau kasihi
Kau tak perlu repot
Tebarkan pesonamu

Dalam keramaian
Sebab hatimu ikhlas
Hanya butuh satu cinta
Saya bukan mutiara yang elok

Saya bukan bunga
Yang terus berikan kesegaran
Saya bukan malaikat
Yang terus melindungimu

Tapi…
Saya ingin jadi seorang
Yang ada selalu dalam hatimu

 

SAJAK YANG TERLUPAKAN – puisi bucin ambyar

Kuhujankan peluru ke badanku
Tidak mengenghilangkan peluhku
Khayal yang menghanyutkan ku
Membikin lenyap penaku

Apa kamu masih perduli denganku?
Di saat ombak membawaku
Atau peluru yang tembus jantungku

Wewangian-aroma kopi di ruangan kosong itu
Mengingati pada jatuhnya diriku
Yang saat itu tertatih menyebutrmu
Hingga membikin si malam cemburu

Apa ini penderitaan udah terjun meramu
Atau mesti kuputar haluanku?
Pagi ke pagi, malam ke malam
Perlahan-lahan mulai kulupakan
Semua malam-malam yang demikian gelap
Jadi sajak yang terlewatkan
Begitu pula diriku yang telah terbenam

 

HATI YANG TAK BERTUAN – puisi bucin ambyar

Untuk tuan yang tidak jadi
Penguasa atas semua kangen, bahagialah
Agar saya saja yang merendam semua cemas

Pekerjaanmu cuman untuk ketawa, karena itu diamkan saya saja
Yang mengubur sedih

Lantaran saya tahu, sehabis sejak ada ia sebagai substitusi
Kau tidak akan perduli
Atas hatiku yang tidak tahu masih hidup atau mati
Lantaran sekarang berbahagiamu bukan perihal saya kembali

 

CINTA ADALAH KENYAMANAN – puisi bucin ambyar

 

Cinta ialah Keamanan Kamu tahu jika dunia kejam?
Tetapi tidak selama-lamanya dunia ini kejam
Ada sesuatu hal yang cantik di dalamnya tanpa ada gelap.
Yang inginku jadikan adalah
Dunia yang paling nyaman
Nyaman buat kau menempati.
Biarpun nanti kau geram
Gak apa asal kau tidak hingga sampai berdarah
Dan aku juga usaha tidak untuk membalas dengan kemarahan
Namun memberikan jalan yang ter’arah
Untuk ketujuan pertalian yang elok
Melalui do’a serta beribadah
Sampai pada saatnya kedengar nada syah.
Seandainya didesak buat memutuskan
Di antara kata cinta atau kasih
Ku tidak bakal menunjuk ke-2 nya
Sebab yang kurasakan
Lebih dari dua kata itu.

SETIAKU – puisi bucin ambyar

Kesetiaan, cinta-kasih
Seluruhnya sudah ku kasih kepada kamu
Dengan segala seutuhnya hati ini
Serta tidak mungkin ku kasih pada yang lainnya

Kesetiaan ini, akan saya menjaga
Biarpun saat ini jarak di antara kita
Pisahkan di antara, senyummu, gurau tawamu
Serta belaian kasih-sayangmu

Sayang,
Di tempat ini nadiku tersayat belati kangen
Kritis karena sakau dapat cintamu
Seolah pisau tajam terbenam kekal dalam ruang hati

Sayang,
Ku pengin kamu cepat kembali
Di tempat ini saya terus tunggumu
Temaniku seperti yang lalu yang berakhir

Inginku,
Kau terus di sini memberi
Begitu eloknya alunan cinta
Bersamamu dikemudian selama-lamanya

Inginku kau bidadariku
Terus melindungiku di tiap lenyap tidurku
Sampai kubermimpi cantik bersamamu
Sesampainya, pagi jemput hangatnya senyumanmu

TERJEBAK NOSTALGIA

Sorot padang rembulan
Mencegatku ditengah-tengah jalan
Sewaktu ketujuan arah kembalinya
Saya dikepung keping kisah lama

Sampai hati kau sabotase langit ditengah-tengah malam
Sampai tidak ada area kembali untuk gemintang
Frame parasmu yang bercahaya seperti pualam
Retas kembali ingatan yang tengah saya buang

Tarikan kuda besi melamban
Bersamaan otak mulai ingat lagi
Yang begitu bundar
Merupakan matamu dengan potong rada cokelat

Puisi Cinta Sejati Sentuh Hati

Kamu percaya tidak sich kalaupun cinta sejati itu ada? Hayoo, sangat percaya tidak? Hmm coba jawab sendiri saja ya di hati semasing. Nach puisi di bawah ini untuk kamu yang yakin dapat cinta sejati dan untuk kamu yang sedang erat-eratnya sama pasangan kamu. Cekidot!

KEKASIHKU

Berbahagiaku yakni senyumanmu
Asaku yaitu bersama denganmu
Waktu depanku
Yaitu menimangmu

Akan tetapi jangan sekali kau membisu
Sebab diammu, merebut berbahagiaku
Tangismu, menghancurkan ketenangan jiwaku

Ku memohon…
Teruslah bersamaku
Sebab cintamu
Bakal kuperjuangkan terus

TUHAN TAHU AKU MENCINTAIMU

Kamu bukan hujan
akan tetapi kamu terus menarik air hujan
jadi mata air hujan di mataku

kemunculanmulah sebagai argumen
kenapa awan mendung tampil pagi hari ini, dan
memaksakanku menumpahkan hujan
buat terakhir kalinya, dari
kelopak yang udah dengan kerepotan kukeringkan.

Saya cuma tak mengira saja
kalau saya yang udah beralih
dari kecupmu yang membara dalam ujaran,
masih mampu merasai adamu yang jauh
masih mengimani cintaku.

Karenanya saya meminta kepada kamu,
berbelas kasihlah ke sepasang mata
yang kemungkinan lagi memandang puisi ini.

Atau kita dapat berkompromi,
melalu semua yang ada, kalau
Tuhanpun tahu cintaku tak hancur oleh waktu
sampai maut jemputku dan
dapat ku nantikan kau di lain kesempatan

SEBATAS IMPIAN

Berakhir, cuma dibawa berakhir.
sebenarnya makna cinta juga ku tidak tahu,
kelak, barangkali kelak, ada waktu,
pada waktu senja berpindah kita berbicara,

Kisahku memang tidaklah ada narasi,
himpunan tubuh tidaklah ada wibawa,
lagu ku tidak ada makna dan arti,
kau di ku cuman ketakjujuran semata,

Waktu kopi hitam sesendok lantas tidak ada gula,
pahit kelat, pengin kumuntahkan seluruh,
saat tuhan punyai perasaan bersalah,
saya serta kau pastilah bisa bersama-sama

Saya cuma dapat merujuk pada nasib,
saya bukan apa apa cuman sekelompok nista,
saya cuma ingin beri yang terhebat,
terus memperhatikan mata ku tidak bakal berkedip-kedip,

Saya berdosa saya pembohong,
tetapi waktu kau di sini, yaa di sini, saya dapat saja pendeta,
Haha, kau kasih peristiwa cinta,
ku bimbing kau kearifan masalah dunia

CINTA YANG KEDUA

Tiap-tiap diriku jalan denganmu
Kenapa hati ini muncul rasa kuatir
Entahlah mengapa rasa ini terus menghantuiku
Apa ini sinyal tanda cinta kita dapat berakhir

Saya tahu kamu bersama dengannya
Namun mengapa kamu terus memberikan keyakinan ku dengan seluruhnya
Kamu berdusta diriku juga masih tetap menerimanya
Serta kamu larang diriku lantas masih ikutinya

Apa ini namanya cinta yang ke-2
Cuman terima sedih serta terima cedera
Cuman merasai pahit serta merasai sakit
Serta cuman selalu bersabar walau bagaimanapun sakit

CINTA BERAKHIR DI UJUNG JALAN

Menyesal diriku mengetahui cinta
Menyesal diriku simpan rasa
Dan menyesal diriku buang jam yang buang waktu

Kalau kamu kembali menunjuk tak boleh sampai pilihku
Hapuskanlah cerita lama buat kisah lama itu
Sebab ku gak dapat tuk lihat mukamu
Dan ku tidak bisa tuk mengulanginya bersamamu

Semisal saya bisa memutar waktu
Saya gak mau kenal cinta itu
Cinta yang cuma selesai diujung jalan
Bak dedaunan yang jatuh dari pohon-pohon lalu dibiarkan

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Puisi Bucin Terbaru 2022 Buat Kalian Semua

puisi bucin romantis 2022

puisi bucin senja