puisi untuk orang bucin 2021
puisi untuk orang bucin
puisi untuk orang bucin – Di momen ini Gue pingin banget berbagi Banyak hal tentang tulisancontoh tulisan puisi tentang budak cinta, teruntuk kalian yang butuh referensi perihal puisi bucin tulisan artikel cocok dan pas banget bagi kalian para bucin sejati. Jangan lupa Menggunakan puisi cinta bucin dibawah sebagai tempat untuk ungkapkan perasaan kepada pasangan yang kalian cintai
puisi untuk orang bucin – Ya udah, langsung aja kuy kita lihat kumpulan quote puisi bucin pesan-pesan cinta tak terlupakan, semoga kalian bisa semakin bucin ya setelah membaca tulisan kata-kata puisi bucin dibawah ini :
puisi untuk orang bucin
INDAHMU BAGAI PURNAMA
Wanita Sejati dari sana
Elok elok penuh daya tarik
Berkerudung abu abu
Bagaikan purnama yang mencahayai malamkau
Berbahagia ku rasa…
Waktu ku saksikan kau tersenyum cerah
Meski cuma sebentar mata
Namun buatku itu terlalu mempunyai nilai
Teruslah disana
Cahayai hatiku
Teruslah jadi purnama
Yang selalu menerangi eloknya
Malam yang kupunya
KEKASIH DI BULAN PENUH Rasa Kangen
perempuan cantik elok disitu
Cantik elok penuh daya tarik
Wajahnya cantik, beradab mulia
Sungguh…
Kaulah permata dunia
Ku berbahagia jika kau menatapku
Ku kangen apabila tadi malam tidak bersua
Senyumanmu ibarat rembulan
Bercahaya jelas dalam bulan ramadhan
Wahai doiku
Teruslah bersamaku
Karena ku akan tetap temanimu
Menunggumu pada malam bulan penuh kangen
HADIRMU – puisi untuk orang bucin
Kalau hadirnya embun mempersejuk
Kondisi pagi
Pasti hadirmu menyejukan kondisi hati
Apabila si mentari ada menerangi bumi
Pastinya kaulah yang selalu datang
Mencahayai hati ini
Kau ibarat udara
Apabila kau tidak ada kemungkinan semua rasapun
Akan hilang
Cantikmu ibarat purnama
Yang menerangi senja meskipun cuman sementara
Serta saya selalu jadi si pujangga
Melindungi cinta supaya selalu tumbuh bersahaja
PUISI SATU CINTA
Buat diri kamu memiliki nilai
Pada suatu cinta
Sehabis satu nama
Yang dapat bikin kau berbahagia
Beri cinta yang ikhlas
Orang yang kau cintai
Kau tak perlu repot
Tebarkan pesonamu
Dalam keramaian
Karena hatimu ikhlas
Cuman perlu satu cinta
Saya bukan mutiara yang elok
Saya bukan bunga
Yang selalu beri kesegaran
Saya bukan malaikat
Yang terus melindungimu
Tapi…
Saya mau jadi satu orang
Yang ada selalu dalam hatimu
SAJAK YANG TERLUPAKAN – puisi untuk orang bucin
Kuhujankan peluru ke badanku
Tidak mengenghilangkan peluhku
Mimpi yang menghanyutkan ku
Bikin lenyap penaku
Apa kamu masih perduli denganku?
Saat ombak menarikku
Atau peluru yang tembus jantungku
Wewangian-aroma kopi di ruangan kosong itu
Memperingatkan di jatuhnya diriku
Yang masa itu tertatih melafalkanrmu
Hingga sampai membuat si malam cemburu
Apa ini penderitaan udah terjun meramu
Atau mesti kuputar haluanku?
Pagi ke pagi, malam ke malam
Perlahan-lahan mulai kulupakan
Seluruhnya malam-malam yang demikian gelap
Jadi sajak yang terabaikan
Begitupun diriku yang telah terbenam
HATI YANG TAK BERTUAN – puisi untuk orang bucin
Untuk tuan yang tidak jadi
Penguasa atas semua kangen, bahagialah
Agar saya saja yang menyimpan semua khawatir
Pekerjaanmu cuman untuk ketawa, jadi diamkan saya saja
Yang merendam sedih
Karena saya tahu, sejak ada ia jadi substitusi
Kau tidak lagi perduli
Atas hatiku yang entahlah masih hidup atau mati
Lantaran sekarang berbahagiamu bukan perihal saya kembali
CINTA ADALAH KENYAMANAN – puisi untuk orang bucin
Cinta ialah Keamanan Kamu ketahui jika dunia kejam?
Tetapi tidak selama-lamanya dunia ini kejam
Ada sesuatu hal yang elok di dalamnya tanpa ada gelap.
Yang inginku jadikan yakni
Dunia yang paling nyaman
Nyaman untuk kau menempati.
Meskipun kelak kau geram
Gak apa asal kau tidak hingga sampai berdarah
Dan aku juga usaha tidak untuk membalas dengan kemarahan
Namun memberikan jalan yang ter’arah
Buat ketujuan jalinan yang elok
Melalui do’a serta beribadah
Sampai ketika waktunya kedengar nada syah.
Kalau didesak untuk menunjuk
Di antara kata cinta atau kasih
Ku gak akan menunjuk ke-2 nya
Lantaran yang kurasakan
Lebih dari dua kata itu.
SETIAKU – puisi untuk orang bucin
Kesetiaan, kasih-sayang
Semua udah ku kasih padamu
Dengan segala semuanya hati ini
Dan mustahil ku beri ke yang lainnya
Kesetiaan ini, selalu akan saya menjaga
Biarpun saat ini jarak di antara kita
Pisahkan di antara, senyummu, gurau tawamu
Serta belaian cinta kasihmu
Sayang,
Di tempat ini nadiku tersayat belati kangen
Kritis karena sakau dapat cintamu
Seperti pisau tajam terbenam kekal dalam ruang hati
Sayang,
Ku pengin kamu cepat kembali
Di tempat ini saya selalu tunggumu
Temaniku seperti yang telah lalu yang berakhir
Inginku,
Kau terus di sini memberi
Begitu cantiknya alunan cinta
Bersamamu dikemudian selama-lamanya
Inginku kau bidadariku
Selalu mengawasiku di setiap lenyap tidurku
Sampai kubermimpi cantik bersamamu
Sesampainya, pagi jemput hangatnya senyumanmu
TERJEBAK NOSTALGIA
Sorot padang rembulan
Mencegatku ditengah-tengah jalan
Saat ketujuan arah baliknya
Saya dikepung keping kisah lalu
Sampai hati kau sabotase langit ditengah-tengah malam
Sampai tiada ruangan kembali buat gemintang
Frame parasmu yang bercahaya seperti pualam
Retas kembali ingatan yang saya buang
Tarikan kuda besi melamban
Sejalan otak mulai ingat lagi
Yang begitu bundar
Merupakan matamu dengan potong cukup cokelat
Puisi Cinta Sejati Sentuh Hati
Kamu percaya tidak sich bila cinta sejati itu ada? Hayoo, percaya tak? Hmm coba jawab sendiri saja ya di hati semasing. Nach puisi berikut di bawah ini untuk kamu yang yakin dapat cinta sejati dan untuk kamu yang sedang erat-eratnya sama pasangan kamu. Cekidot!
KEKASIHKU
Berbahagiaku yaitu senyumanmu
Keinginanku yakni bersama denganmu
Periode depanku
Ialah menimangmu
Tetapi jangan sekali-kali kau membisu
Lantaran diammu, merebut berbahagiaku
Tangismu, menghancurkan ketenangan jiwaku
Ku minta…
Teruslah bersamaku
Lantaran cintamu
Akan kuperjuangkan terus
TUHAN TAHU AKU MENCINTAIMU
Kamu tidak hujan
tapi kamu terus menarik air hujan
jadi mata air hujan di mataku
kehadiranmulah sebagai argumen
kenapa awan mendung tampak ini pagi, serta
memaksakanku menumpahkan hujan
buat beberapa kalinya, dari
kelopak yang udah dengan kerja keras kukeringkan.
Saya cuma tak mengira saja
kalau saya yang udah beralih
dari kecupmu yang membara dalam ujaran,
masih bisa merasai adamu yang jauh
masih tetap mengimani cintaku.
Jadi saya memohon padamu,
berbelas kasihlah ke sepasang mata
yang barangkali lagi memandang puisi ini.
Atau kita dapat bermufakat,
melalu semua yang ada, jika
Tuhanpun tahu cintaku tak lenyap oleh waktu
sampai maut jemputku dan
akan ku nantikan kau di lain kali
SEBATAS IMPIAN
Berakhir, cuma dibawa berakhir.
kenyataannya makna cinta lantas ku gak tahu,
kelak, barangkali kelak, ada waktu,
pada waktu senja bertukar kita berjumpa,
Sejarahku memang tidaklah ada narasi,
himpunan tubuh tiada wibawa,
lagu ku tiada makna dan arti,
kau pada ku cuman ketidakjujuran semata,
Waktu kopi hitam sesendok juga tidaklah ada gula,
pahit kelat, ingin kumuntahkan seluruh,
waktu tuhan miliki perasaan salah,
saya serta kau pastilah dapat bersama-sama
Saya cuman dapat berpedoman pada nasib,
saya bukan apa apa cuma beberapa kumpulan nista,
saya cuman pengin kasih yang terpilih,
selalu memperhatikan mata ku gak bakal berkedip-kedip,
Saya berdosa saya pembohong,
namun waktu kau di tempat ini, yaa di tempat ini, saya dapat saja pendeta,
Haha, kau kasih kejadian cinta,
ku bimbing kau kebijakan masalah dunia
CINTA YANG KEDUA
Tiap diriku jalan denganmu
Kenapa hati ini muncul rasa ragu-ragu
Entahlah mengapa rasa ini selalu menghantuiku
Apa ini tanda-tanda cinta kita bakal berakhir
Saya tahu kamu bersama dengannya
Namun mengapa kamu terus memberikan keyakinan ku dengan segalanya
Kamu berdusta diriku lantas masih menerimanya
Serta kamu larang diriku lantas terus ikutinya
Apa ini namanya cinta yang ke-2
Cuma terima sedih serta terima cidera
Cuma merasai pahit dan merasai sakit
Dan cuman masih bersabar walau bagaimanapun sakit
CINTA BERAKHIR DI UJUNG JALAN
Menyesal diriku mengetahui cinta
Menyesal diriku menaruh rasa
Dan menyesal diriku buang saat yang percuma
Jika kamu kembali pilih tidak boleh sampai pilihku
Hapuskanlah kisah lama buat kisah lama itu
Sebab ku tidak bisa tuk lihat mukamu
Dan ku tidak dapat tuk mengulang-ulangnya bersamamu
Andaikata saya bisa memutar waktu
Saya tidak pengin mengetahui cinta itu
Cinta yang cuma usai diujung jalan
Bak dedaunan yang jatuh dari pohon-pohonan lalu ditinggal
Komentar
Posting Komentar